Reksadana: Pengertian, Jenis dan Tips Investasi Agar Aman

Pengertian Reksana ➤ Reksadana merupakan salah satu jenis investasi yang menguntungkan tapi juga bisa merugikan.

Di era modern yang inflasi nilai mata uang terus meningkat, investasi merupakan hal yang sangat penting dan tidak dapat diabaikan. Ada banyak jenis investasi yang bisa dijadikan pilihan. Mulai dari yang jangka waktunya paling lama hingga yang paling singkat. Namun, Anda harus cerdas dan selektif di dalam memilih investasi karena tidak semua cocok dan recommended untuk dijadikan pilihan. Di antara jenis investasi tersebut adalah Reksadana.

Pengertian Reksadana

Reksadana adalah wadah bagi para investor untuk berinvestasi di Pasar. Dimana uang investor dikelola oleh broker, kemudian broker tersebut yang akan menentukan uang investor di investasikan kemana. Sehingga dapat memudahkan investor pemula yang belum memiliki keahlian dan juga waktu untuk berinvestasi.

Tujuan dari adanya Reksadana ini adalah untuk membantu para pemodal tingkat lokal agar bisa berinvestasi dalam pasar model di Negara Indonesia. Sesudah dana dari masyarakat pemodal tersebut berhasil dikumpulkan, maka berikutnya dana tersebut akan diinvestasikan di dalam portofolio efek oleh bagian manager investasi atau kita sebut broker.

Dari pengertian di atas, dapat dipahami bahwa Reksadana adalah dana milik bersama dari para pemodal dimana dana tersebut nantinya akan dikelola oleh pihak terpercaya yang disebut manager investasi. Sehingga, ada tiga bagian penting dari Reksadana yaitu adanya dana dari pemodal, kemudian adanya investasi pada portofolio efek dan terakhir adalah pengelola yang dikenal manager investasi.

Jenis Raksadana

Setidaknya ada empat jenis Reksadana yang selama ini tersebar dan dipercaya oleh masyarakat. Dan pastinya, antara satu dengan yang lain berbeda-beda. Berikut adalah beberapa jenis Reksadana yang wajib Anda ketahui.

Reksadana Pasar Uang

Reksadana Pasar Uang melakukan investasi khusus untuk instrumen pasar uang yang masa jatuh temponya kurang dari satu tahun saja. Adapun beberapa bentuk instrumen untuk investasi ini bisa berwujud deposito berjangka, sertifikat deposito, Surat Berharga Pasar Uang, Sertifikat Bank Indonesia dan beberapa instrumen untuk investasi pasar uang lain.

Adapun tujuan dari adanya jenis Reksadana ini adalah agar likuiditasnya menjadi terjaga. Selain itu, juga untuk menjaga pemeliharaan modal. Karena itulah jenis investasi Reksadana ini memiliki jangka cukup pendek. Adapun keunggulannya adalah risiko yang dimiliki oleh investasi ini lebih rendah atau paling aman apabila dibandingkan dengan jenis Reksadana yang lainnya.

Reksadana Pendapatan Tetap

Reksana Pendapatan Tetap atau yang dikenal dengan Fixed Income Fund merupakan salah satu jenis Reksadana yang di dalamnya harus ada proses investasi minimal dalam jumlah 80% dalam bentuk efek, utang atau obligasi.

Adapun tujuan dari Reksadana jenis kedua ini adakah untuk dapat memperoleh tingkat pengembalian yang sifatnya stabil. Dan apabila dibandingkan dengan jenis Reksadana Pasar Uang, risiko yang dimiliki oleh Reksadana ini lebih besar.

Reksadana Campuran

Reksadana Campuran juga dikenal dengan istilah Balance Mutual Fund. Ini adalah jenis Reksadana ketiga yang mengalokasikan dana investasi di dalamnya untuk beragam jenis portofolio. Adapun instrument investasi yang di alokasikan untuk Reksadana jenis ini adalah bentuk saham yang dikombinasi dengan suatu obligasi.

Tujuan dari investasi Reksadana ini adalah untuk menumbuhkan harga dan juga pendapatan. Sementara risiko yang ditawarkan oleh bentuk Reksadana ini adalah risiko yang sifatnya moderat. Terlebih, potensi untuk tingkat pengembaliannya bisa dibilang tinggi jika dibandingkan dengan Reksana Pendapatan Tetap.

Reksadana Saham

Adapun jenis Reksadana yang ke empat adalah Reksadana Saham. Jenis Reksadana ini adalah raksana yang di dalamnya terdapat investasi minimal sebanyak 80% dari aktiva yang bentuknya efek dengan sifat ekuitas.

Tujuan dari Reksadana jenis ini adalah untuk pertumbuhan dari harga saham atau unit yang lain dalam jangka waktu yang relatif panjang. Namun, dibandingkan dengan yang lain risiko yang dimiliki oleh Reksadana jenis ini adalah yang paling besar. Namun, sesuai risikonya reksadana jenis ini memiliki potensi tingkat pengembalian tergolong paling tinggi.

Tips Investasi Reksadana

Sebelum memulai investasi Reksadana, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Tujuannya agar investasi yang Anda lakukan benar-benar tepat. Berikut adalah beberapa tips dalam investasi Reksadana yang wajib Anda ketahui.

1. Pahami cara kerjanya

Hal pertama yang harus dilihat adalah memahami cara kerja dari investasi ini. Pemahaman tersebut dimulai dari keuntungan di dapat dari mana, apa yang mesti dipersiapkan dan dilakukan, Dan bagaimana peluang Anda.

2. Tentukan jangka waktu investasi dan jenisnya

Tips berikutnya adalah mengetahui jangka waktu dari investasi yang Anda inginkan. Mengingat investasi reksadana terdiri dari beberapa jenis. Oleh karena itu, Anda juga harus mengenali jenis-jenis investasi dan apa yang paling tepat untuk Anda. Jika “uang nganggur” yang Anda miliki kemungkinan tidak terpakai selama lebih dari 5 tahun, maka saya sarankan pilih Reksadana Saham. Namun bila dibawah 1 tahun, pilihlah Pasar Uang.

3. Berinvestasilah secara berkala dan rutin

Berinvestasi secara berkala dan rutin terbukti lebih menguntungkan ketimbang langsung sekali dalam jumlah yang lebih besar. Tetapkan tanggal berapa setiap bulan Anda mau berinvestasi. Misalnya tanggal 25 tiap bulan setelah gajian. Maka investasilah setiap tanggal tersebut, tak perduli harganya sedang tinggi atau rendah.

4. Pilih platform yang terpercaya

Makin kesini makin banyak penyedia investasi yang membuat kita lebih mudah untuk investasi. Namun saya sendiri selama ini baru menggunakan dua platform. Yakni Bareksa dan Bukareksa milik Bukalapak. Pastikan platform yang Anda pilih telah memiliki ijin dari OJK.

Reksadana merupakan salah satu jenis investasi yang cukup mudah dan menguntungkan bagi banyak orang. Sehingga, kesempatan untuk investasi tidak hanya bagi kalangan menengah ke atas. Namun, remaja yang merupakan pelajar atau ibu rumah tangga, ada siapapun dapat memanfaatkannya.

Referensi: https://id.wikipedia.org/wiki/Reksadana

Tinggalkan komentar